Momentum Pendatang Baru

Berita, Politik11 views

Sulsel – ligo.id – Peluang pendatang baru sangat terbuka untuk meraih kursi di Daerah Pemilihan Empat Sulawesi Selatan. Faktor kekuasaan hingga hengkangnya sejumlah petahana membuat dapil ini siap mengutus wakil baru di parlemen tingkat provinsi.

Peta perebutan kursi di dapil yang meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar ini sudah mulai terbaca sejak penyusunan daftar calon sementara. Betapa tidak, beberapa partai akan mengadu para istri kepala daerah untuk mengerek perolehan suara.

Partai Golkar dan NasDem “memanfaatkan” lingkaran kekuasaan untuk menentukan figur potensial. Sebutlah, misalnya, Andi Dwiyanti Mustifah yang merupakan istri Bupati Selayar Basli Ali dan Hamsiah Iksan, istri Bupati Jeneponto Iksan Iskandar. Keduanya disebut akan maju melalui Partai Golkar.

Partai NasDem memunculkan Salmawati Paris, istri Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir dan Sri Dewi Yanti, istri Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin.

Keempat istri pimpinan daerah tersebut akan menjadi ancaman bagi para petahana yang tetap ingin mempertahankan kursinya. Dari tujuh petahana, lima orang akan kembali maju. Mereka adalah Vonny Ameliani Suardi dari Gerindra, Mulyadi Mustamu dari Demokrat, Ady Ansar asal Nasdem), Arfandy Idris asal Golkar, dan Andi Sugiarti Mangun Karim dari PPP.

Adapun Muhammad Syarif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Syamsuddin Karlos dari Partai Amanat Nasional (PAN) memilih mempersiapkan diri maju di pemilihan kepala daerah di Bulukumba dan Jeneponto. Direktur Parameter Publik Indonesia, Ras Md, menyatakan peluang penantang atau pendatang baru akan sangat beruka di dapil ini. Menurut dia, potensi munculnya wajah-wajah baru dalam komposisi tujuh kursi akan sangat bergantung dari kesiapan dan kelihatan pendatang baru.

“Indikator peluang wajah baru di dapil ini tidak terlepas dari dua kondisi,” ujar Ras, Rabu (24/5/2023).

Menurut dia, pada 2019, hanya satu calon legislatif yang meraih suara di atas dua puluh ribu suara yaitu Vonny Ameliani Suardi dari Partai Gerindra. Artinya, peluang wajah baru untuk memanaskan persaingan sangat terbuka.

Selain itu, lanjut Ras, kondisi sebagian para petahana dalam status tidak kembali lagi dan ada juga karena alasan usia sehingga situasi itu tentu sangat menguntungkan.

“Olehnya itu, strategi menggaet elektorat mesti disiapkan secara sistematis, agar peluang ini bisa mereka (pendatang baru) ambil dengan baik,” kata Ras.

Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy Syam mengatakan, hampir semua caleg incumbent di Dapil Sulsel IV akan kembali bertarung.

“Medan pertarungannya akan sengit di wilayah Jeneponto, sebab mayoritas caleg incumbent berasal dari daerah yang sama. Seperti Vonny Amelia dan Mulyadi Mustamu,” ujar dia.

Dia menilai, khusus Syamsuddin Karlos dari PAN, akan absen di pileg dikarenakan akan fokus bertarung di Pilkada. Situasi ini bila dimanfaatkan dengan baik maka akan menguntungkan parpol lain seperti PDIP.

“Hasil Pileg 2019 lalu selisih suara PAN dengan PDIP terpaut tipis dalam perebutan kursi terakhir,” kata Nursandy.

Syamsuddin yang dikonfirmasi memastikan tak lagi maju sebagai calon anggota legislatif pada Pileg 2024 mendatang. Ia mengaku akan fokus untuk maju bertarung pada pemilihan Bupati Jeneponto.

“Kesempatan ke teman-teman yang lain. Saya memilih untuk tidak lagi maju di Pileg 2024 dan memfokuskan diri pada Pilkada Jeneponto,” kata Syamsuddin.

Syamsuddin telah menjadi anggota DPRD di Jeneponto dan dua periode di DPRD Sulsel. Dia mengaku, niatnya untuk maju sebagai calon Bupati Jeneponto itu telah dia sampaikan kepada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

“Hal itu pun mendapat respons baik dari pak Ketum Zulhas. Pak Zulhas juga sudah saya sampaikan dan merestui untuk memfokuskan diri pada Pilkada Jeneponto,” jelas Karlos. Politisi yang lekat dengan tagline Jeneponto Maju ini mengaku dorongan untuk dirinya maju sebagai Bupati Jeneponto terus mengalir selama beberapa tahun terakhir. “Setiap kali turun menyerap aspirasi, banyak dorongan dari berbagai elemen masyarakat Jeneponto untuk saya maju di Pilkada 2024,” ujar dia.

Ketua PAN Sulsel, Ashabul Kahfi memiliki keyakinan di Dapil Empat Sulsel PAN mampu memperoleh kursi yang akan ditinggalkan oleh Syamsuddin Karlos. Menurut dia, beberapa kader mereka akan naik kelas seperti anggota Fraksi PAN Jeneponto, Hanafi Sewang yang sudah empat periode di kabupaten.

“Saya kira banyak caleg potensial bisa mempertahankan kursi yang ada. Total kami menargetkan 11 kursi untuk DPRD Sulsel,” ujar Kahfi.

Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia Suwadi Idris Amir mengatakan tidak majunya Syamsuddin Karlos merupakan pilihan tepat sebagai persiapan untuk maju ke Pilkada Jeneponto. Menurut dia, ongkos politik akan lebih banyak keluar maju sebagai caleg lalu maju lagi saat pilkada.

“Artinya juga, ada peluang kandidat baru bisa muncul dari dapil ini,” ujar dia.

Menurut Suwadi, Dapil Empat Sulsel masih akan didominasi oleh partai lama yang saat ini memperoleh kursi. Partai-partai baru dinilai akan kesulitan untuk ikut bersaing. Bahkan partai lama pun akan kesulitan bila menargetkan perolehan dua kursi.

Sementara itu, Aisyah Tiar Arsyad, putri Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) periode 2022-2027, Arsyad Kasmar, menyatakan optimistis bisa meraih kursi di Dapil Sulsel Tiga melalui Partai Gerindra.

“Saya maju karena ada yang ingin saya perjuangkan di Senayan nanti,” kata Aisyah.Aisyah akan maju ke DPR RI. Salah satu misinya yakni memperjuangkan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Aisyah pernah ikut pemilu pada 2014. Saat itu, dia meraih 28 ribu suara pribadi. Dia kalah perolehan suara dari internal partai.

“Untuk Pemilu 2024, saya akan full power,” imbuh dia.

Akademikus Universitas Pancasakti, Sakral Wijaya Saputra mengatakan Aisyah memiliki modal politik yang kuat. Ayahnya sudah memiliki basis 47 ribu suara di Luwu Utara pada saat Pilkada.

“Tiga kali maju pilkada, suara Arsyad Kasmar selalu di atas 30 ribu. Apalagi sebagai caleg perempuan, Lutra memiliki riwayat dipimpin bupati perempuan selama dua periode berturut-turut. Aisyah juga sudah mengantongi modal 28 ribu suara saat maju DPR RI di Pileg 2014,” kata Sakral.

Dia menambahkan, dengan membandingkan komposisi bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Gerindra dengan partai lainnya, Sakral cukup yakin Gerindra berpotensi mengantongi 2 kursi di Dapil Sulsel III.

Komposisi bacaleg Partai Gerindra di Dapil Sulsel III antara lain diisi petahana La Tinro La Tunrung, ditambah beberapa nama-nama baru seperti mantan Bupati Luwu Andi Mudzakkar, istri Wabup Torut Damayanti Batti, pengusaha asal Papua Capt. Andi Unru Baso Suli (Ubas), Ketua DPC Gerindra Pinrang Abdi Baramuli, dan tentu saja Aisyah.

“Pemilih perempuan di Dapil Sulsel III jauh lebih besar dari pemilih lak-laki. Saat ini suara perempuan hanya diwakili Sarce Bandaso Tandiasik (PDIP) dan Eva Stevany Rataba (Nasdem). Dan mereka semua bukan putri asli daerah tanah Luwu, melainkan Toraja. Sehingga ruang Ibu Aisyah sangat terbuka,” ujar dia.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengabaikan hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas. dalam survei itu, ada tiga parpol parlemen tidak lolos ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) 4 persen.

Survei nasional yang dilakukan selama periode 29 April-10 Mei 2023 menunjukkan dari 18 partai peserta Pemilu 2024, menempatkan PKS 3,8 persen; PAN 3,2 persen; dan PPP 2,9 persen.

Ketua PAN Sulsel, Ashabul Kahfi tidak tertarik membahas hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas. Menurut dia, sudah empat pemilu, survei PAN selalu dibawa ambang batas, tapi ternyata tidak terbukti saat pemilihan berlangsung. “Jadi saya tidak terganggu dengan survei itu,” kata dia.

Anggota DPR RI ini menilai sampel yang diambil kurang pas karena sampelnya lebih banyak di Pulau Jawa. Sementara suara PAN lebih besar juga di luar Jawa. “Kalau survei mau bagus lebih baik dilakukan setiap dapil,” kata Kahfi.

Kekuatan PAN, kata dia, bukan pada partai, namun pada tokoh atau caleg yang akan bertarung. “Caleg juga harus dilibatkan kalau mau lihat surveinya PAN bagus,” singkatnya.

Kahfi menyebutkan survei dilakukan secara internal PAN melewati ambang batas dan dia anggap aman. “Hasilnya kami di posisi aman,” ucapnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Sulsel, Arfianto mengatakan pihaknya juga memiliki survei internal dan tetap menempatkan PKS di posisi aman. Tapi untuk berapa persen, mantan ketua PKS Selayar menyebutkan berada di urutan keempat.

“Ini baru satu survei menempatkan PKS tidak bagus, tapi bagi kami ini bagian dari evaluasi,” singkatnya.

Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara menyebutkan survei yang dirilis Litbang Kompas sejak masa reformasi sampai saat ini memang tidak pernah memperhitungkan PPP lolos PT.

“Bahkan biasanya di kisaran 1 sampai 2 persen, tapi hasilnya PPP bahkan pernah urutan ke 3 perolehan kursi di DPR RI dengan suara di atas 7 persen. Sekarang hasil survei malah sudah naik 2,9 persen, Insyaallah PPP akan berada kembali di atas 7 persen,” imbuh Amir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *